Filosofi Kemakmuran dalam Resep Nasi Kuning

Filosofi Kemakmuran dalam Resep Nasi Kuning – Nasi kuning adalah makanan serbaguna yang selalu cocok dihidangkan di acara apapun. Mau itu acara peresmian, ulang tahun, sampai ke pesta pernikahan, nasi kuning sering dijadikan pilihan hidangan utama. Namun, tahukah kamu mengapa makanan ini sering menjadi sajian di acara-acara penting?

Melambangkan Kemakmuran, Kesejahteraan, dan Kekayaan

Warna kuning pada nasi kuning ternyata melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, dan kekayaan. Selain itu, lauk pauk yang sering dijumpai seperti telur rebus utuh, urap, dan ikan teri juga memiliki filosofinya sendiri. Telur rebus melambangkan pentingnya perencanaan dan etika dalam bekerja, sementara kacang panjang dan tauge dalam urap masing-masing melambangkan pemikiran yang jauh ke depan dan sikap yang terus mau tumbuh. Ikan teri juga merupakan simbol dari kerukunan dan kebersamaan.

Nasi Kuning

Walaupun sarat akan makna, membuat nasi kuning sebenarnya tidak sesulit itu kok! Semua bahan-bahan yang diperlukan bisa kamu temukan dengan mudah. Atau jika kamu lagi nggak sempat ke pasar karena kerjaan kantor super hectic, kamu tinggal beli semua bahannya di e-commerce. Selain praktis, pengeluaran pun bisa jadi lebih hemat!

baca juga : 6 Variasi Pisang Goreng

Caranya: awali semua belanja online-mu dengan ShopBack. ShopBack adalah aplikasi yang digunakan sebelum kamu melakukan pembelanjaan/pemesanan di e-commerce. Hanya dengan membuka ShopBack sebelum berbelanja online, kamu akan mendapatkan cashback tambahan on top of promo dari ecommerce favoritmu. Pada 11.11, ShopBack bersama dengan Blibli mengadakan promo buy 1 get 1 untuk beragam sembako dan  bahan kebutuhan dapur dari sabun, sampo, mie instan, minyak, sampai beras! 2019.

Hanya Perlu 45 Menit

siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu, yaitu:

  • 1 kg beras
  • 900 ml santan
  • Kunyit berukuran satu ruas jari (5 cm)
  • Serai yang telah digeprek sebanyak 2 batang
  • 4 lembar daun salam
  • 4 buah jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 5 siung bawang merah
  • 2 lembar daun pandan
  • 4 sdt Garam

membuat Nasi Kuning

Setelah semua siap, cuci beras sampai bersih lalu diamkan beras pada rendaman air. Sambil beras direndam, kamu bisa menyiapkan bumbu nasi kuning. Caranya, haluskan kunyit, lengkuas, jahe, bawang merah, dan garam. Setelah itu, masukkan bumbu yang sudah halus ini ke dalam santan lalu aduk sampai merata. Masak santan sampai mendidih.

Jika santan sudah mendidih, kamu bisa kembali pada beras yang sedang direndam tadi. Buang air rendaman beras pada langkah pertama, lalu tuang rebusan santan ke dalam beras secara perlahan-lahan sambil disaring. Setelahnya, tambahkan daun salam dan serai. Lalu rebus lagi beras tersebut menggunakan api kecil.

baca juga : Resep Tom Yam Gai Asli Thailand

Selama merebus, aduk hingga air santan menyusut (beras akan terlihat hampir menjadi nasi, kira-kira ¾ dari tingkat kematangan). Ambil kembali daun salam dan serai dari dalam nasi yang hampir matang, lalu siapkan panci untuk melakukan pengukusan.

Setelah panci untuk mengukus sudah siap, masukkan nasi yang hampir matang tadi ke dalam panci pengukus secara perlahan-lahan. Kamu bisa menggunakan rice cooker jika tidak memiliki panci pengukus. Kemudian, tambahkan 2 lembar daun pandan ke dalamnya, lalu kukus nasi sampai matang dengan sempurna.