Makanan Khas Lampung yang Terkenal

Makanan Khas Lampung yang Terkenal

Sebagai provinsi di Sumatera yang paling dekat dengan Jakarta, Lampung merupakan daerah dengan potensi ekonomi yang cukup menjanjikan. Berbagai macam industri yang sedang berkembang ada di sana. Tak hanya sektor industri dengan skala kecil saja, namun juga industri berskala besar terutama dalam bidang agrobisnis, seperti PT. Gunung Madu, Gulaku, Great Giant Pinapple, dan lain-lain.

Selain sektor industri yang tengah berkembang, sektor pariwisatanya pun tak kalah menggairahkan. Lampung dikenal dengan wilayah yang dekat dengan laut. Tak heran, para turis domestik sampai manca negara berbondong-bong ke Lampung ingin menikmati indahnya pantai-pantai “perawan” yang masih jarang dijamah orang.

Kini, banyak dari wisatawan asing yang memilih melakukan surfing dan mengunjungi tempat wisata di Lampung. Bak gayung bersambut, Lampung memang telah memiliki banyak warisan kuliner tradisional yang tak boleh dilewatkan kala bertamasya ke sana.

  1. Seruit

Seruit

Seruit adalah makanan andalan nomor satu bagi warga Lampung. Seruit seringkali disajikan sebagai hidangan utama pada acara-acara adat, acara keluarga, pernikahan, serta acara keagamaan. Tidak hanya pada waktu-waktu itu, seruit juga dijadikan menu makanan sehari-hari yang dikonsumsi oleh masyarakat Pepadun. Bahan dasar utama Seruit adalah ikan. Kebanyakan orang Lampung menyukai ikan, mengingat letak geografisnya yang dekat dengan laut dan punya banyak sungai-sungai kecil.

Pada olahan Seruit,  ikan dibakar terlebih dahulu kemudian disiram sambal Seruit yang terbuat dari cabai mentah, tomat, belimbing wuluh, garam, dan lain-lain. Sambal Seruit ini lebih berair daripada sambal-sambal pada umumnya, sehingga akan terlihat seperti kuah. Ada juga yang menambahkan sambal terasi atau sambal manga muda.

Jenis ikan yang digunakan untuk membuat Seruit tidaklah baku satu jenis ikan saja, tergantung selera dan budaya pda masing-masing daerah. Namun jenis ikan yang paling sering digunakan adalah ikan sungai dan ikan darat, seperti ikan balide, ikan baung, ikan layis, ikan mas, dan lain-lain. Seruit biasanya disantap Bersama dengan lalapan dan nasi panas untuk mendapatkan rasa yang lebih nikmat.

  1. Tempoyak

Tempoyak

Jika kamu pecinta durian. Maka kamu wajib menjajal makanan khas Lampung yang satu ini. Tempoyak pada dasarnya adalah semacam sambal. Sambal yang dibuat dari bahan dasar buah durian yang telah melalui proses fermentasi.

Untuk membuatnya harus dipilih durian dengan kualitas terbaik yang memiliki sedikit kandungan air. Pisahkan daging dengan biji durian. Daging durian kemudian dilumuri garam dan cabe rawit secukupnya. Lalu masukkan ke dalam sebuah wadah tertutup untuk mempercepat proses fermentasi. Biasaya membutuhkan waktu selama 2-5 hari. Setelah itu kamu bisa mengolahnya dengan menambahkan ikan. Kamu bisa memilih ikan yang kamu sukai, biasanya dipilih ikan teri, mujair, atau ikan mas.

Jika kamu ingin membuatnya lebih sedap, kamu dapat menambahkan bawang merah, bawang putih, dan sedikit gula. Bila diraasa kurang pedas, tambahkan cabai halus. Langkah terakhir, goreng sema itu bersamaan atau langsung memakannya tanpa digoreng.

  1. Pisro

Pisro

Lagi-lagi masih dari olahan ikan. Masyarakat Pepadun memang suka sekali mengonsumsi ikan. Kali ini bahan utamanya adalah ikan betok atau tembakang. Dua ikan ini memang dikenal dengan rasanya yang sangat gurih, berdaging tebal dan bertekstur padat. Sehingga memang pas diolah menjadi sajian Pisro.

Proses pembuatannya, hampir sama seperti Seruit. Ikan dibakar terlebih dahulu kemudian dimasukkan ke dalam kuah segar. Kuah dibuat dari bahan-bahan resep turun-temurun yang dipadukan dari rempah-rempah pilihan. Kuah pisro akan terasa asam-segar sekaligus manis. Rasa manis didapatkan dari penggunaan gula aren yang dicampurkan pada bumbu rempah dan juga cabai.

  1. Gulai Taboh

Gulai Taboh

Gulai Taboh hanya bisa kamu temukan di Lampung, cita rasanya yang unik membuat banyak orang penasran. Gulai Taboh dibuat dari kacang-kacangan dan ubi-ubian. Cara membuatnya pun cukup mudah. Capurkan santan bersama kacang-kacangan dan umbi-umbian tadi, tambahkan juga rebung atau kentang ke dalam olahan ini. Agar rasanya lebih mantap bisa ditambahkan terasi atau daun sirih. Perpaduan semua itu akan menghadirkan kenikmatan tersendiri di lidah.

  1. Sambal Asam Kembang

Sambal Asam Kembang

Makanan khas Lampung yang lezat berikutnya adalah Sambal Asam Kembang. Jika dilihat dari Namanya, pasti kamu mengira makanan ini adalah sambal yang berbahan dasar utama asam. Padahal dalam proses pembuatannya sama sekali tidak menggunakan asam. Lalu dari mana kata asam diambil? Ternyata asam diambil dari rasa yang dihasilkan oleh buah kemang, buah yang rasanya mirip dengan buah mangga muda. Sambal Asam Kemang ini tergolong makanan yang awet, sehingga kamu bisa menjadikannya sebagai buah tangan khas Lampung untuk keluarga tercinta di rumah.